Itudia tips-tips yang bisa kamu lakukan jika kamu ingin follow up lamaran kerja. Lakukanlah follow up di waktu yang tepat dan jangan kirim email yang terlalu panjang untuk menghargai waktu perekrut. Jika kamu ditolak, jangan berkecil hati. Kamu bisa kirim email untuk meminta masukan dari pewawancara untuk mengembangkan diri.
Thankthem: When sending a short and sweet follow-up email, it should serve, first and foremost, as a "Thank You" note. There are many ways to show your appreciation, but a simple "Thank You" usually works just fine; there's no need to be too fancy. Include their name: Always include their name in the greeting.
Halini juga dapat menjadi reminder bagi para perekrut ataupun menyampaikan hasil usaha follow up interview kerja lewat balasan emailmu. Selain itu, hal ini juga dapat menjadi poin plus lagi, apalagi jika kamu menyampaikan dengan bahasa yang baik juga sopa. Contoh : Kepada [Bapak/Ibu] Perkenalkan saya [namamu] dari calon kandidat [posisi yang kamu lamar] yang pada [tanggal interviewmu] melakukan interview kerja di perusahaan ini.
1 Tanyakan di Akhir Interview © follow up interview kerja sebenarnya dimulai saat kamu selesai wawancara kerja. Salah satu hal yang hampir pasti dilakukan oleh pewawancara adalah memberimu kesempatan untuk bertanya di akhir interview. Inilah saat yang tepat untukmu menanyakan soal alur penerimaan pekerja selanjutnya.
.
contoh email follow up hasil interview